Dalam menjalani hidup, keadaan
tidaklah selalu kondusif dimana kenyataan sesuai harapan dan menyenangkan, akan
tetapi seringkali hidup ini tiak berpihak, sumpek, sakit, jenuh dan lelah. Seperti apa yang ditanyakan kepada seseorang
kepada syaikh dan jawabannya bias diambil faidahnya.
Jawaban
dari Asy Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Al Wushobi hafidzahullah dalam
menjawab pertanyaan: Seseorang memasuki pagi hari dengan keadaan sumpek, badan
sakit , jenuh, dan lelah.Maka apa nasehat anda pada orang ini, semoga Allah memberikan
taufik pada Anda?
Jawab
:
Kunasehati
dia agar dia mengamalkan sabda Nabi alaihish sholatu wasallam: ( Ya Allah,
berkatilah ummatku di awal pagi mereka) . Maka dari itu, janganlah tidur
selesai sholat shubuh.Dan jika dia ingin tetap tidur pagi, hendaknya dia
lakukan setelah matahari terbit.
Cobalah
kau berupaya keras di waktu antara shubuh dan terbitnya matahari yang mungkin
cuma sekitar satu jam saja.Berusahalah agar kau tidak tidur padanya.Tidur di
waktu itu membuat badan sakit serta rasa malas dan loyo akan mendatangimu.Dan
ini juga membuatmu terlewat dari doa nabawiyyah yang berbarokah ini;(Ya
Allah,berkatilah ummatku pada awal pagi mereka).Hadits tentang ini datang dari
banyak shohabat sampai – sampai kukumpulkan hadits – haditsnya di buku catatan
yang berbeda – beda.
Menjauhi
tidur di waktu ini bisa membantumu untuk selalu semangat dan tampil prima.Dan
kau , insya Allah, bisa berbuat sesuatu yang bisa membuatmu semangat dan tampil
prima setiap hari sepanjang hidupmu di waktu yang berbarokah ini.Kau bisa
membaca Al Quran atau berdoa atau beristighfar. Atau kau mungkin bisa melakukan
aktivitas duniawi.Kau gunakan untuk menyapu, untuk bersih – bersih, atau
meninggikan balkon rumahmu dari sini ke sini misalnya.Atau kau buat untuk
angkat – angkat batu-batu besar, atau batu – batu kecil, atau tanah.Yang
penting kau tidak tidur di waktu setelah subuh ini.
Dan
jika matahari sudah terbit, semoga Allah memberimu kebaikan jika kau mau menunaikan
shalat 4 rakaat yakni 2 rakaat salam, 2 rakaat salam.Ini sebagaimana Allah
berfirman dalam hadits qudsi yang artinya:”Hai anak Adam, shalatlah untukKu 4
rakaat di awal siangmu niscaya Aku akan mencukupimu di akhirnya.” Maka hal ini
bisa membantumu.
Mungkin
ada yang tanya, kenapa anda tidak menyinggung pada nasihatmu tentang sholat
shubuh berjamaah? Aku katakan,nasihatku ini kusampaikan dengan anggapan bahwa
si penanya termasuk orang yang mengerjakan sholat Shubuh berjamaah.Kalau dia
tidak sholat Shubuh berjamaah, maka ketahuilah bahwa sholat shubuh berjamaah
memberikan pengaruh untuk permulaan yang kuat pada segenap amalan harian.Bahkan
kunasehatkan agar dia bangun pada adzan yang pertama,ini lebih baik.Wallahi
lebih baik bagi dunia dan akhiratmu jika kau bangun sebelum adzan kedua (adzan
Shubuh,pent).Walaupun cuma sejarak setengah jam saja.
Lalu
kamu ambil wudhu kemudian sholat witir dengan sejumlah rakaat yang dimudahkan
Allah bagimu, entah satu rakaat, tiga rakaat, atau lima, atau
berapapun.Kemudian engkau perbanyak istighfar, sebagaimana firman Allah Azza wa
Jalla:
وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ
“Dan
orang – orang yang istighfar di waktu waktu sahur.” QS Ali Imran 17
Dan
firman-Nya :
وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
“Dan
mereka beristighfar di waktu – waktu sahur.” QS Adz Dzariyat 18
Maka
manfaatkan sisa waktu sebelum shubuh untuk istighfar sampai adzan Shubuh
bekumandang.Maka kau bisa berdzikir pagi dengan sempurna, lalu sholat sunnah
fajr.Kemudian insya Allah kau bisa mendapat shaf yang pertama di masjid atas
seijin Allah.Dan kau bisa berjamaah shubuh dengan orang banyak.Sesudah itu kau
bisa membaca dzikir dzikir stelah sholat.
Jangan
tidur dulu sampai kamu melakukan sholat isyroq setelah terbitnya
matahari.Sangat penting bagimu membaca doa Allahumma inni audzubika minal ‘ajzi
wal kasali;( Ya Allah aku berlindung kepadamu dari sifat lemah dan malas.)
Perbanyak dan ulang – ulangi doa ini.Atas seijin Allah niscaya kau dapati doamu
akan dikabulkan.Kau akan memperoleh semangat hidup yang kau inginkan.
Aku
meminta pada Allah agar memberikan taufik bagi kita dan seluruh kaum muslimin
pada perkara yang Dia cintai dan ridhoi.
olamayemen.com/index.php?article_id=9836
alih
bahasa oleh Abu Mas’ud Surabaya
WA
Kajian Darul Arqom (تعليم دار الأرقم)
WA Forum
Salafiyyah Surabaya






0 komentar:
Posting Komentar