Senin, 26 Januari 2015

Tips Menjaga Kadar Kolsterol Agar Tubuh Tetap Stabil



Kolesterol adalah zat lemak yang menyediakan energy  bagi  sel-sel tubuh yang diproduksi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari . Kolesterol sangat penting bagi tubuh  jika masih dalam kadar yang sesuai, namun terlalu banyak kolsterol dapat menyebabkan berbagai penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskuler seperti  jantung, stroke dan yang lainnya. Oleh jarena itu untuk membantu anda  tetap sehat perhatikan kadar kolesterol  7 tips berikut ini:
1.      Berhenti  merokok.
2.       Banyak berolahraga
Imbangi juga dengan olahraga teratur, para ahli menyatakan, olahraga selama 40 sampai 60 menit per hari akan membantu mengurangi kolesterol jahat sekitar 5-10 persen dan meningkatkan kadar kolesterol baik hingga 3-6 persen
3.       Konsumsi makanan sehat
Bagian yang terenting adalah bagaimana Anda bisa terus mengkonsumsi makan sehat, bukan makanan cepat saji.
4.       Hindari minuman beralkohol
Banyak minum minuman beralkohol akan membuat lemak Anda bertambah yang tentunya juga akan menambah kadar kolesterol Anda.
5.       Turunkan berat badan
Para ahli percaya bahwa mengkonsumsi ikan dapat menjaga kolesterol yang baik. Asam lemak Omega-3 yang banyak terdapat pada daging ikan akan bisa menstabilkan kadar kolesterol.
6.       Makan bayam
Bayam mengandung kurang lebih 13 senyawa flavonoid yang dapat menjauhkan Anda dari kanker, penyakit jantung dan osteoporosis. Rutin mengkonsumsi sayuran terutama Bayam bisa
7.       Konsumsi  ikan
Para ahli percaya bahwa mengkonsumsi ikan dapat menjaga kolesterol yang baik. Asam lemak Omega-3 yang banyak terdapat pada daging ikan akan bisa menstabilkan kadar kolesterol.
Tambahan:
LDL (Lemak jahat) dan HDL (lemak baik)
High-density lipoprotein (HDL) adalah kolesterol baik yang membantu menjaga Low-density lipoprotein (LDL) menyumbat dinding arteri.
Tingkat HDL yang sehat dapat melindungi terhadap serangan jantung dan stroke, sedangkan rendahnya tingkat HDL (kurang dari 40 mg/dL untuk pria dan kurang dari 50 mg/ dL untuk wanita) telah terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung.

0 komentar:

Posting Komentar